Sinopsis Novel Si Anak Cahaya Karya Tere Liye

Sinopsis Novel Si Anak Cahaya

Buku yang diterbitkan oleh salah satu penulis kenamaan asal Indonesia, Tere Liye ini pada tahun 2018 ini, diterbitkan oleh Republika Penerbit dengan total halaman hingga 417 halaman.

Dengan cover berwarna coklat muda hingga coklat tua dengan ilustrasi sebuah rumah panggung khas Indonesia yang berada di tengah tengah hutan. Dengan satu ekor serigala yang ada di bawah rumah panggung tersebut.

Buku yang berjudul diterbitkan oleh salah satu penerbit yang ada di Indonesia yaitu, Republika Penerbit ini dicetak pertama kali pada bulan Desember tahun 2018 dan mendapat sambutan yang baik dari masyarakat seperti buku buku yang ditulis oleh Tere Liye sebelumnya.

Cerita ini mengangkat kisah yang lebih cenderung ke cerita anak bangsa khas Indonesia alih alih mengangkat kisah anak anak yang biasanya berada di dunia dunia fantasi.

Novel ini merupakan bacaan bacaan ringan yang penuh dengan banyak hikmah yang bisa kita petik untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari hari.

Pada sinopsis Novel Si Anak Cahaya kali ini anda bisa membaca seluruh isi novel dengan singkat dan mengetahui apa isi novel yang ditulis oleh Tere Liye kali ini tanpa harus membaca 417 halaman. Namun untuk pengalaman membaca yang menyenangkan, Anda bisa membaca full pada novelnya.

Buku ini merupakan mahkota dari seluruh series “Si Anak” karya Tere Liye. Hampir seperti kebayakan buku yang dihasilkan dari tulisan Tere Liye, untuk Anda yang bosan dengan buku buku novel bertema cinta cintaan, novel yang satu ini cocok untuk Anda jadikan bahan bacaan.

Bahkan anda bisa menjadikan series dari rangkaian cerita “Si Anak” ini untuk bisa mengisi waktu luang yang bisa Anda jadikan untuk mencari hikmah dan cerita cerita kehidupan yang sekiranya relate dengan kehidupan sehari hari.

Cerita pada novel ini mengangkat cerita soal anak bernama Nurmas. Nama yang sangat indah sekali bukan. Nur yang berarti cahaya dan Mas atau Emas yang merupakan salah satu logam mulia yang ada di muka bumi saat ini.

BACA JUGA :  Sinopsis Novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye

Dengan penamaan “Nurmas” diharapkan kedepannya anak ini bisa memiliki cahaya yang terang dan berkilauan serta akan menyatu dengan cahaya kemuliaan dari emas itu sendiri.

Anak kecil bernama Nurmas ini memiliki pengalaman masa kecil yang sangat menyenangkan yang disuguhkan oleh Tere Liye semenarik mungkin dan sesederhana mungkin dengan banyaknya hikmah yang bisa para pembaca pembaca ini ambil.

Nurmas atau yang biasa dipanggil dengan Nung ini merupakan anak cerdas dan jenius yang biasa dibanggakan oleh keluarganya bahkan seisi kampung pun bangga dengan kecerdasan yang dimiliki Nung ini.

Tere Liye membuka awal cerita dari novel si Anak Emas ini dengan perjalanan kisah Nurmas atau yang lebih akrab disebut Nung ini dengan kedatangan tentara tentara yang datang ke kampung Nung untuk bisa mencari pemuda pemuda berbakat yang bisa dijadikan salah satu anggota dari Tentara Negara Indonesia atau TNI.

Namun pada saat itu Nung masih sangat kecil, masih berumur kurang lebih 5 tahunan. Dengan polosnya, Nung ini bertanya kepada salah satu pimpinan TNI yang datang ke kampungnya yaitu Letnan Harris Nasution tentang berapa besar kemungkinan seorang perempuan masuk sebagai Tentara Negara Indonesia.

Selepas memberikan pelatihan dan perekrutan para pemuda kampung yang ada di kampung Nung ini selesai, Letnan Harris Nasution menjelaskan bahwa ada juga banyak pahlawan Indonesia bahkan pahlawan pahlawan daerah yang berasal dari kalangan perempuan.

Bahkan bebeapa nama pun disebutkan oleh Letnan Harris Nasution bahwa beberapa pahlawan Nasional yang berasal dari kalangan perempuan ini bisa memimpin hingga ribuan pasukan pada saat turun ke medan peperangan.

Kisah berlanjut pada kisah kisah lainnya yang tidak hanya penuh dengan nasihat, tapi juga penuh dengan hikmah hikmah yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari hari. yang dikemas dengan beberapa unsur komedi membuat para pembaca tidak bosan membaca novel yang satu ini.

BACA JUGA :  Cerpen Romantis Kemana Uang yang Rutin Aku Kirim Part 2

Seperti pada saat Nung harus pergi kembali ke kota kabupaten sebelumnya, untuk bisa mencarikan obat untuk sang bapak yang sedang sakit di kampung yang sudah cukup lama jatuh sakit. Dan di mamak yang tidak bisa menemani karena sedang mengandung.

Bahkan bebeapa nama pun disebutkan oleh Letnan Harris Nasution bahwa beberapa pahlawan Nasional yang berasal dari kalangan perempuan ini bisa memimpin hingga ribuan pasukan pada saat turun ke medan peperangan.

Kisah berlanjut pada kisah kisah lainnya yang tidak hanya penuh dengan nasihat, tapi juga penuh dengan hikmah hikmah yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari hari. yang dikemas dengan beberapa unsur komedi membuat para pembaca tidak bosan membaca novel yang satu ini.

Seperti pada saat Nung harus pergi kembali ke kota kabupaten sebelumnya, untuk bisa mencarikan obat untuk sang bapak yang sedang sakit di kampung yang sudah cukup lama jatuh sakit. Dan di mamak yang tidak bisa menemani karena sedang mengandung.

Jadilah Nung yang malang ini menumpang kepada sebuah gerobak kerbau yang menuju ke arah Kota Kabupaten untuk bisa menemui dokter yang sedang dinas disana. Gerakan gerobak kerbau yang sangat lambat ini membuat seisi gerobak menjadi ribut.

Banyak orang orang yang marah karena terlambat datang ke pasar dan ketakukan bahwa barang barang di pasar yang ingin mereka beli ini keburu kehabisan dan diserobot oleh pembeli di pasar lainnya.

Mereka ini menyuruh pak kusir untuk bisa memecuti kerbaunya lebih keras dan lebih sering agar si kerbau bisa berjalan lebih cepat sedikit agar orang orang ini tidak kehabisan bahan bahan ketika berbelanja di pasar.

BACA JUGA :  Sinopsis Novel Burlian Karya Tere Liye

Namun si pak kusir ini tidak setuju karena si pak kusir ini sangan menyanyangi kerbaunya, dan enggan unyuk bisa memecuti kerbaunya berlebihan. Hingga timbul lah perdebatan yang dilakukan oleh para penumpang disana.

Diceritakan juga soal kehidupan Nung yang sangat menyenangkan di kampung halamannya. Namun, sang bapak dan mamak yang menyimpan sebuah kisah yang belum pernah diketahui oleh Nung mengapa bisa mereka sampai tinggal di kampung ini.

Kali ini memang mereka menjadi petani yang terlihat seperti petani petani kebanyakan di kampung ini. Namun sebenarnya mereka ini menyimpan kisah kisah hebat di masa lalu yang tidak pernah Nung bayangkan sebelumnya.

Bapak Nung yang bernama Yahid sebenarnya menyimpan sebuah carita yang menarik pada saat masa mudanya. Bapak Nung ini menganut paham sama dan rata sama rasa bahkan sampai sampai bapak Nung ini juga mengikuti perkumpulannya.

Sedangkan Mamak Nung yang bernama Qaf, merupakan seorang perempuan yang berasal dari anggota perkumpulan yang bersebrangan dari Bapak yaitu sebuah perkumpulan yang menjunjung agama dengan sangat tinggi atau yang biasa kita sebut dengan perkumpulan yang agamis.

Seakan akan terikat oleh takdir yang sudah pasti, setelah bertahun tahun berlalu tiba-tiba saja seseorang yang bernama Dulikas dan bersama kelompok yang lainnya datang ke kampung yang ditinggali oleh Nung untuk bisa menyebarkan paham komunisnya.

Mengetahui bahwa sebenarnya kawan Dulikas yang bernama Yahid tinggal di kampung yang sama dengan kampung yang ditinggali oleh Nung ini, Dulikas tiba tiba saja mengubah niatnya menjadi niat balas dendam.

Di saat saat genting dan banyak orang yang terlibat kasus dan konflik antara manusia yang terjadi di kampung yang ditinggali Nung ini, tiba tiba entah dari mana ada keajaiban yang muncul.